Selasa, 29 November 2011

Natural is Better Than Artificial


Beberapa hari yang lalu setelah makan siang, saya dan seorang teman satu tim OJT berkesempatan untuk berdiskusi ringan dengan Manager Learning and Development, Pak Heru Wibowo di kantin perusahaan. Secara pribadi beliau adalah rekan diskusi yang menyenangkan, sistematis, dan berwawasan luas.

Di tengah obrolan ringan, beliau menyinggung tentang 4 karakter dasar manusia yang sudah tidak asing bagi seorang trainer, yaitu sanguinis, koleris, melankolis, dan plegmatis. Diceritakan bahwa sebuah departemen marketing lebih suka meng-hire orang dengan karakter alami sanguinis dan koleris. Karakter sanguinis dibutuhkan untuk melakukan approach kepada konsumen, sedang sifat koleris diperlukan untuk mengejar target yang dibebankan pada marketer itu sendiri.

Meskipun seseorang dengan karakter alami plegmatis dan melankolis bisa dipoles untuk menguasai karakter sanguinis dan koleris, namun tetap saja orang dengan karakter alami-lah yang lebih disukai. Karena bagaimanapun juga orang dengan karakter alami akan lebih mudah berkembang dan lebih mudah menyelesaikan blindspot yang muncul di lapangan.

Berdiskusi tentang hal tersebut mengingatkan saya pada pesan Prof.Mukhtasor dalam sebuah Diskusi Pasca Kampus di asrama SDM IPTEK. Guru Besar Teknik kelautan ini berpesan kepada kita  bahwa seseorang akan lebih mudah berkontribusi untuk peradaban manusia pada bidang yang memang dia kuasai. "Menguasai" dalam hal ini dapat saya artikan bahwa kita "ahli" di bidang tersebut. "Ahli" dapat diartikan bahwa kita memiliki kemampuan diatas rata-rata.

Bila pesan tersebut dihubungkan dengan diskusi saya dan Pak Heru, dapat disimpulkan bahwa kita akan lebih mudah berkontribusi untuk peradaban manusia bila kita menguasai bidang yang memang cocok dan pas dengan karakter alami dari kita. Karena bagaimanapun juga "Natural Is Better Than Artificial".

Oleh karena itu, mari kenali diri kita sebaik mungkin, temukan karakter alami, dan kembangkan pada bidang yang memang cocok untuk karakter diri kita.



Keep Learning, Keep Growing

*illustration was taken from foodingredientinfo.blogspot.com



Tidak ada komentar:

Posting Komentar