Selasa, 20 Desember 2011

5000 atau 10000, Mana Yang Lebih Baik?

Sumber : marcelnunis.com

Tidak masuk pagi hari kecuali turun dua malaikat. Yang satu berdoa "Ya Alloh, orang yang berinfaq berilah gantinya" dan yang kedua berdoa "Ya Alloh, orang yang kikir habiskan hartanya
(HR. Bukhori dan Muslim)

Saya pernah mendengar satu cerita menarik tentang nilai sejumlah uang dalam sebuah khutbah Jumat. Sang khotib bercerita ada seorang guru yang bertanya pada muridnya. lebih baik mana orang yang berinfaq 5000 rupiah dengan orang yang berinfaq 10.000 rupiah?

Bila kita mengacu pada pelajaran matematika di sekolah dasar, dimana nilai sebuah bilangan asli selalu meningkat dari 1 hingga ke bilangan berikutnya, maka tentu orang yang berinfaq 10.000 jauh lebih baik.


Sang khotib tidak menyalahkan jawaban diatas, namun kita perlu melihat berapa jumlah uang yang dimiliki kedua orang tersebut sebelum menyisihkan uangnya untuk berinfaq. Bila infaq sejumlah 10.000 rupiah keluar dari orang yang berpenghasilan 10 juta rupiah per bulan, sedang infaq 5000 rupiah berasal dari orang yang berpenghasilan 30.000 per hari. Sudah pasti orang yang berinfaq 5000 masih jauh lebih mulia.

Khutbah Jumat hari itu membuat saya kembali merenung akan dua hal. Pertama, parameter kemuliaan harta bukan terletak pada jumlah maupun nominal yang berhasil kita kumpulkan, namun terlihat dari seberapa besar kebermanfaatan harta tersebut untuk kita dan orang-orang di sekitar kita. Karena selalu ada hak untuk orang lain diantara sekian banyak harta kita dan sebaik-baik orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Kedua, saya teringat pesan Prof. Abdullah Shahab dalam khutbah Jumat di Masjid Manarul Ilmi ITS. Berinfaq, bersedekah, atau segala bentuk menyisihkan harta untuk orang lain adalah sebuah bentuk "manajemen keterpaksaan" bukan sekedar kerelaan semata. BIla mengacu prinsip kerelaan, sudah pasti kotak infaq akan banyak dipenuhi lembaran uang bergambar Kapiten Pattimura atau bahkan koin-koin bergambar bunga melati. That's why,  kita harus bisa "memaksa" diri kita untuk bisa meyisihkan "lebih" dari jumlah uang yang biasa kita berikan.


Semoga kita selalu sama-sama terjaga untuk terus saling berbagi dan bekerja sama dalam kebaikan.
Keep on spirit, Happy Tuesday fellas! :)



Keep Learning, Keep Growing!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar